Self Healing with Qur’an

 

yolanda anjani
pic from pinterest

Zaman sekarang kalau udah lelah dan capek, buru-buru langsung mau healing biar fresh lagi dan semangatnya bertambah (katanya begitu).

Bukan hal baru jika kita dengar perkataan, “dikit-dikit hilang-hiling” sebagai bentuk sarkasme kepada orang-orang yang mengeluh ingin segera berlibur dan menghilangkan kepenatannya dengan berlibur atau jalan-jalan.

Tidak ada salahnya memang rehat dari hiruk-pikuk dunia ini, tapi kalau keterusan dan malah jadi rutinitas juga tidak boleh. Sebab segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Coba kita muhasabah diri kita kembali, mungkin sebenarnya yang kita butuhkan itu bukan hanya jalan-jalan biar happy. Bisa jadi kita butuh nutrisi bagi hati dan jiwa kita. Bisa jadi dengan lelahnya pekerjaan atau segala urusan duniawi yang kita lakukan setiap harinya, itu karena kita kurang melekat dengan Sang Maha Pencipta.

Ya, mungkin kita terlampau jauh berjalan dan mengejar impian kita. Terlalu fokus kepada tujuan yang melalaikan kita dari mengingat-Nya.

Bukalah Al-Qur’an. Sudah berapa lama kita tidak membacanya? Sudah berapa lama ia menganggur di meja sendiri tanpa sentuhan kita?

Bacalah Al-Qur’an. Yakinlah ia bisa menjadi penenang hati dan jiwa kita. Bisa menjadi sumber semangat kita kembali untuk menjalani rutinitas kita. Bahkan menjadikan diri kita kembali kepada Rabbul’alamin.

Jadi bukan sekadar terpaku ingin healing-healing ke tempat wisata, tapi juga healing-kan hati dan jiwa kita dengan Al-Qur’an. Mungkin bisa juga healing ke alam sembari tadabur ayat-ayat suci dalam Al-Qur’an. Semoga kita senantiasa menjadi hamba-Nya yang dekat dengan Kalam-Nya.

 #30DaysWritingChallenge #30DWC #30DWCjilid47 #day5

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sudahkah Sahur Kita Memberi Makan Jiwa?

Kesabarannya Begitu Luas

Tahaadu Tahaabbu

Home Sweet Home