Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2024

Kesan Pesan Ikut Kelas Writing Healing Journey

Gambar
K esan pesan dan testimoni selama mengikuti kelas Writing Healing Journey dari Fahim Project X Rumah Quran Cahaya Alhamdulillah semenjak mengikuti kelas Writing Healing Journey banyak sekali  benefits yang saya dapat. Diantaranya adalah, lebih mengenal lagi jenis atau macam luka dan trauma serta dampaknya bagi kehidupan sampai masa kini. Luka dan trauma sejak kecil memang akan terbawa pada kondisi kita hingga dewasa, maka berdamailah dengan masa lalu itu. Mari coba menerima masa lalu tersebut dengan lapang dada, ikhlas, lalu sambut lembaran baru dengan lebih antusias dan diiringi tawakal alallah. Memang tidak semudah membalik telapan tangan untuk menerima setiap kejadian-kejadian yang perih jika diingat. Tidak mudah untuk menerima segala luka yang pernah dirasakan dengan hati yang tenang. Namun, sampai kapan kita akan berkelahi antara pikiran, hati, dan jiwa yang berkecamuk sehingga membentuk kepribadian kita jauh dari rasa tenang? Mengikhlaskannya pun tidak semudah mengedipkan k...

Menstrual cycle and emotions

Gambar
Bismillahirrahmanirrahim Hari ini aku belajar sebuah hal baru yang aku ketahui mengenai menstrual cycle and emotions , bahwa semua hal yang kita rasakan, segala ke- overthingking -an saat menstruasi merupakan bentuk komunikasi kita dan terkoneksi dengan diri sendiri.  Marah saat menstruasi adalah bentuk "melindungi" diri kita sendiri. Gimana? Kok bisa? Karena saat marah kita berada dalam sebuah fase kontemplasi ( contemplation phase ). Karakteristik fase ini salah satunya adalah emotion revealed (mengungkapkan emosi), termasuk didalamnya marah, kesal, dan emosi lainnya. Namun ternyata bentuk emosi yang keluar adalah cara kita melindungi diri kita sendiri.  Marah dapat muncul sebagai cara untuk menetapkan batasan ( boundaries ), terutama ketika tubuh sedang merasa lemah atau tidak nyaman. Pada saat seperti ini, perempuan memang akan cenderung lebih sensitif terhadap ancaman, baik secara fisik maupun emosional. Nah perubahan emosi ini dapat menjadi pengingat untuk lebih memper...

Menjadi Ibu dan Keresahannya

Gambar
Kurang lebih sudah 4 bulan aku jalani peran sebagai seorang ibu. Sebuah peran dimana aku belum pernah sama sekali membayangkannya. Saat mengetahui kehamilan, pikiranku tertuju bagaimana merawat dan mendidik janin dalam rahimku. Terkadang terpikir juga bagaimana kelak diri ini jika sudah menjadi sosok seorang ibu, namun entahlah cukup sulit membayangkan sesuatu yang belum terjadi. Merencanakan plan A dan B jika menjadi seorang ibu juga aku persiapkan ketika detik-detik akan berjumpa dengan si buah hati. Untuk penerapannya sendiri, ya tentu tidak seutuhnya sesuai dengan ekspektasi dan plan tersebut. Ada hal-hal yang qadarullah tidak terjalani dengan sesuai rencanaku, namun aku bersyukur dan yakin akan ada hikmah setiap dibalik yang telah Allah tetapkan. Salah satu keputusanku untuk menempuh peran baru sebagai seorang ibu adalah, memilih untuk tidak bekerja di ranah publik atau diluar rumah. Kenapa? karena ingin menemani tumbuh kembang si kecil, ingin mengurusnya di rumah, dan selain itu ...

Jam Tangan dan Cincin Pernikahan

Gambar
Bismillahirrahmanirrahim "Dan sungguh, Kami akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata, 'Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn' (Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali)." - Surah Al-Baqarah (2:155-156) Tadi pagi saat suami mau berangkat kerja, dia buru-buru menghampiriku lalu bertanya dimana cincin dan jam tangannya. Aku berpikir sejenak, biasanya jam tangan dan cincinnya memang diletakkan diatas meja dekat dengan buku-buku dan laptop. Tapi kali ini tidak ada. Aku pun mulai sadar, mengingat kembali sepertinya memang kemarin suami juga tidak menggunakannya. "Terakhir ayang letak dimana?" tanyaku mencoba membuatnya untuk mengingat. Dia kelihatan bingung, "Ya disini, letak dimana lagi?" jawabnya pasrah. "Kayanya gak di rumah deh. Mungkin tinggal di kant...

Writing Healing Journey: Aku Bersyukur Karena Anakku..

Tema Menulis dari Challenge Writing Healing Journey Day 4 : Aku Bersyukur Karena Anakku.. Aqsha, alhamdulillah nak kamu sudah berumur 4 bulan tepat ditanggal 17 kemarin. Tidak terasa ternyata waktu berjalan dengan sangat cepat.  Aku teringat masa-masa dimana saat mengandung, kurang lebih 40 minggu Aqsha dibawa kemana pun didalam rahimku. Saat proses melahirkannya pun penuh dengan suka duka yang menjadi kisah terhebat dalam hidup yang pernah aku alami. Pertama kali mengandung, pertama kali melahirkan, dan pertama kalinya menginjak gelar sebagai orang tua.  Banyak kekhawatiran dalam diri ini, ketakutan yang menghampiri karena merasa belum layak dan pantas menjadi seorang ibu. Perlahan, aku pun belajar serta berusaha untuk selalu berproses menjadi lebih baik setiap harinya demi kamu nak, Faezya Dhiaulhaq Al Aqsha . Umma bersyukur sebab Allah Ta'ala masih memberikan umma waktu bisa terus belajar untuk kebaikan dalam perkembangan Aqsha. Umma bersyukur karena ayahmu, kakek-nenekmu, ...

Kunci Motor Hilang

Gambar
Hari ahad lalu aku pergi menghadiri kelas intensif belajar islam dari komunitas yang aku ikuti. Dari bulan lalu udah izin ke kang suami untuk menghadiri kegiatan ini di sesi akhir. Alhamdulillah beliau izinkan dan beliau bersedia menemani anak di akhir pekan tanpa aku di rumah. Sampai di tempat acara, tepat di parkiran motor, aku melihat kunci motor tidak ada tersangkut di tempat kunci. Kuncinya tidak ada, tapi motorku tetap menyala. Bingung, tapi aku yakin kunci motornya terjatuh saat di jalan yang ada gundukannya seperti polisi tidur.  Aku pun keluar basement mengelilingi gedung tempat acara tersebut. Namun kesalnya, dua kali satpam menegurku karena melewati jalanan satu arah di wilayah gedung tersebut. "Kakak ini mau kemana dari tadi muter-muter terus? Gak lihat disitu ada tanda dilarang masuk, itu kan satu arah jalannya!", yang satunya lagi juga sama kurang lebih ngomong gitu juga. Sedih karena kunci motor hilang, ditambah lagi rasa kesal mencuat gara-gara pak satpam yang...

Tersadar: Fitrah Sebagai Ibu

Gambar
Setelah memiliki anak, aku tersadar dengan fitrah perempuan  yang sesungguhnya, yaitu seseorang yang penyayang. Sifat penyanyang dari seorang perempuan memang sudah mengalir begitu saja ternyata tanpa direncanakan atau dipersiapkan sebelumnya. Dulu aku pernah berpikir takut tidak bisa menyayangi anakku dengan sepenuh hati, takut masih ada rasa egois yang menguasai diri. Namun ternyata, seorang ibu akan selalu mengingat anaknya, dimana pun, dan kapan pun. Seorang ibu akan merindukan anaknya ketika sedang jauh bahkan dekat. Kemarin, saat aku pergi untuk belajar tahsin ke salah satu yayasan, aku meninggalkan anak bersama suami di rumah. Sehabis pembelajaran selesai, yang tertuju dalam pikiranku adalah, “Gimana ya kabar anakku?”, “Apa ya yang sedang dia lakukan dengan ayahnya?” Sekarang pun jika aku hendak membeli barang di toko online, aku jadi kepikiran juga dengan apa yang harus aku beli untuk anak. “Kayanya tisu untuk Aa sudah habis deh”, “Kayanya Aa harus beli buku bacaan ba...

Dear, Aku yang dulu..

Gambar
Bismillahirrahmanirrahim Halo Ola. Kamu adalah seorang perempuan yang dulu sangat ambisius dengan mimpi-mimpimu. Apa pun akan kamu usahakan agar yang kamu inginkan tercapai. Saat sekolah dasar, peringkatmu selalu bagus, orang-orang sekelilingmu memuji dengan apa pun yang kamu raih. Begitu pun saat sekolah menengah pertama, hingga pada sekolah menengah atas kamu masuk ke sekolah unggulan di Kabupaten mu saat itu. Harapan untuk masuk ke perguruan tinggi negeri ternama semakin besar seperti apa yang telah diraih abangmu sebelumnya. Segala upaya kamu lakukan agar bisa lulus, mengikuti bimbingan belajar offline sampai online juga. Rutin berdiskusi dengan mentor bimbel. Selalu update info kampus impian dan jurusan yang diidamkan. Bahkan mencari kenalan senior yang sudah berkuliah di kampus impianmu itu.  MasyaAllah. Perjuangannya luar biasa, usaha yang dikeluarkan juga tidak dipandang sebelah mata, benar-benar persiapan yang ciamik.  Namun, kamu lupa.  Lupa melibatkan Allah dal...