Cerita Buku : Agar Bunda Tetap Bisa Berdakwah
Cerita Buku : Agar Bunda Tetap Bisa Berdakwah–by @yolandamrp
Judul : Agar Bunda Tetap
Bisa Berdakwah
Penulis : Rochma Yulika
Penerbit : Pro-U Media
Tahun terbit : 2019
Jumlah Halaman : 304 Halaman
Agar Bunda Tetap Bisa
Berdakwah adalah buku yang ditulis oleh Bunda Rochma Yulika. Beliau merupakan Alumnus
dari Universitas Islam Negeri Yogyakarta dan seorang pengajar di SDIT Luqman
Al-Hakim Yogyakarta.
Dimulai dengan
pertanyaan, apakah seorang bunda cukup berhenti saja menjadi sesosok bunda;
membereskan urusan suami, anak-anak, keluarga, dan urusan rumah tangganya? Dan
penulis pun menuliskan buku ini dengan tujuan agar bunda-bunda diluar sana
tetap bisa berdakwah tanpa mengabaikan tugasnya di rumah sebagai seorang ibu
dan istri.
Dalam bagian pertama,
buku ini menjelaskan mengapa seorang bunda harus menjadi bagian dari dakwah,
kemudian bagian selanjutnya berisi bagaimana menjadi seorang bunda sekaligus
da’iyah, adanya tantangan dalam dakwah, serta menceritakan sosok teladan untuk
dapat menjadi panutan bunda pendakwah saat ini.
Menjadi seorang ibu
sekaligus istri di rumah memang lah bukan hal mudah. Apalagi kita memiliki
kewajiban juga sebagai pengemban dakwah. Maka wajar jika rasa lelah, dirundung
penat, bahkan problematika dalam dakwah akan muncul. Aidh al-Qarni hafizhahullah
dalam kitabnya, Laa Tahzan, menasihati kita, “Wahai manusia, setelah
lapar ada kenyang, setelah haus ada kepuasan, setelah begadang aka nada tidur
pulas, dan setelah sakit ada kesembuhan. Setiap yang hilang pasti ketemu, dalam
kesesatan akan datang petunjuk, dalam kesulitan ada kemudahan, dan setiap
kegelapan alan terang benderang.”
Terdapat kisah-kisah
inspiratif mengenai perjalanan muslimah lainnya yang berjuang sebagai bunda berdakwah
dapat menjadi asupan bagi para pembaca untuk menambah semangat untuk turut
berdakwah di masyarakat.
Menurut aku, jika kamu
sudah menjadi seorang istri dan ibu, aku recommend banget untuk baca buku ini. Karena
kita juga memiliki tanggungjawab akan orang terdekat kita, maka tetaplah
berdakwah dan membagikan kebaikan serta kebenaran di jalan Allah SWT.
Lelah, penat itu hal
wajar. Semua pekerjaan pasti akan merasakan lelah, begitu pun sebagai istri dan
ibu di rumah. insyaAllah lelah yang kita rasakan akan menjadi lillah.

Komentar
Posting Komentar