Menjadi Perempuan Pembelajar


yolanda anjani

[Source: Pinterest]

Sesungguhnya muslimah itu harus terus belajar dan menggali ilmu. Jangan sampai kita menjadi muslimah yang fakir ilmu, malas belajar,  atau mager-mageran dan lebih milih untuk berleha-leha pada hal yang tidak bermanfaat. Sesungguhnya malas adalah salah satu sifatnya syaitan yang sudah seharusnya kita jauhi. Malas juga tidak memberikan dampak yang baik bagi kita, malas akan menjadikan diri kita kurang pergerakan dan jauh dari produktif.

Mengapa harus belajar? Pertama, sebab kewajiban menuntut ilmu merupakan kewajiban setiap hamba Allah. Pada Qur’an Surah Az-Zumar ayat 9, Allah mengingatkan kita, “Katakanlah, ‘apakah sama antara orang-orang yang berilmu pengetahuan dengan orang-orang yang tidak berilmu perngetahuan?”

Kemudian kedua, kita muslimah akan menjadi ibu penerus peradaban nantinya. Muslimah akan menjadi madrasul ula bagi anak-anaknya kelak. Untuk menjadi seorang ibu pastinya kita harus memiliki ilmu, sebab menjadi ibu bukan sekadar menyuapi anak makan atau memandikannya saja. Namun menjadi ibu memiliki tanggungjawab yang kompleks, yakni mendidik anak, membesarkan anak dengan cinta, mengajarkan anak dengan hal-hal dasar seusianya, mengenalkan anak dengan tauhid sejak dini, dan banyak lagi tanggungjawab lainnya yang akan dilakukan seorang ibu. Nah, pastinya hal-hal tersebut harus diiringin dengan ilmu pengetahuan oleh ibunya. Itulah mengapa pentingnya bagi muslimah untuk belajar, apalagi saat ini sudah dimudahkan dengan banyaknya kelas-kelas parenting dan kelas pendidikan bagi anak.

Selain menjadi ibu, ketiga, seorang muslimah pastinya menjadi seorang istri. Menjadi seorang istri juga butuh ilmu. Ilmu pranikah sangat penting untuk kita pelajari dan pahami agar ketika sudah berlayar dibahtera rumah tangga tidak bingung dan ambigu lagi. Setidaknya kita memiliki dasar-dasarnya pun tidak apa-apa, daripada tidak memiliki pemahaman apa pun sama sekali. Maka baiknya, sebelum menikah kita usahakan untuk belajar terlebih dahulu mengenai pernikahan. Saat ini juga mencari ilmu pranikah tidak lah sulit, kelas berbayar bahkan kelas free pun sudah merambat banyak di media. Bukan hanya kelas-kelas, para content creator di sosial media pun juga banyak yang membuat konten membahas mengenai pernikahan. Selagi pembahasan itu baik, dapat diterima logika, serta masih sesuai syariat, maka ikutilah sebagai bekal untuk pernikahan nantinya.

Sadarkah kita bahwa perintah yang pertama kali diturunkan Allah untuk umat Rasulullah SAW adalah menuntut ilmu?

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia.” (QS Al-Alaq ayat 1-3)

Menurut mas Guntur Alam dalam bukunya Menjadi Wanita yang Selalu Ditolong Allah, Ilmu diibaratkan pelita yang menerangi kita ditengah kegelapan, seperti orang yang diberikan cahaya oleh Allah ditengah kegelapan yang melanda dirinya dan masyarakat sekitarnya, tetapi lewat ilmu pengetahuan yang dikuasai, kegelapan itu akan sirna seiring dengan pengetahuan yang dia ajarkan.

Dengan ilmu insyaAllah kita akan memeroleh kedudukan yang mulia di hadapan Allah, sebagaimana dalam surah Al-Mujadilah ayat 11 Allah mengatakan, “Allah akan mengangkat orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa tingkat.”


#30DWCjilid47 #30dwc #day16

Komentar