Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2025

Warisan Paling Indah

Gambar
Bismillahirrahmanirrahim Hari ini, saat aku berada di taman dengan Kang Suami dan Aqsha, hatiku terasa hangat sekali. Tiba-tiba, kenangan masa kecil menyeruak—aku ingat betul bagaimana Ayah dan Ibu sering membawa kami pergi jalan-jalan, bahkan untuk hal-hal kecil seperti keliling kota menaiki sepeda motor di sore hari, pergi ke taman kota, mengunjungi toko buku, bahkan menemani kami berenang. Momen-momen itu sederhana, tapi sangat berkesan. Aku tumbuh dalam keluarga yang suka menjelajah, yang percaya bahwa kebersamaan itu akan menjadi sebuah makna yang tidak terlupa. Dan mungkin, dari situlah aku mulai jatuh cinta pada "jalan-jalan" bersama orang tersayang. Sekarang, aku pun mengusahakan begitu pada Aqsha dan Kang Suami. Aku suka membawanya keluar rumah, memperkenalkannya pada dunia, membuka jendela pengalamannya sejak dini. Entah itu main di taman, atau sekadar jalan kaki sore keliling lingkungan. Aku ingin dia merasakan hangatnya kebersamaan, serunya petualangan kecil, ...

39,8℃

Bismillahirrahmanirrahim Qadarullah sejak dua hari lalu Aqsha demam dengan suhu yang cukup tinggi, 39,8 derajat celcius. Qadarulllah wa maa sya'a fa'al , semuanya atas takdir dan kehendak-Nya. Hari rabu pagi, alhamdulillah Aqsha masih sehat, masih sangat aktif, jalan kesana-kemari, tertawa, dan aktivitas lainnya. Memang sejak bulan Mei kemarin kami cukup sering berpergian, mulai dari Bandung, keliling Jawa Barat, sepulangnya kami pulang ke kampungku juga, Perdagangan, lalu ke Kisaran, bolak-balik menemani ibuku (nenek Aqsha) untuk rawat jalan juga ke Rumah Sakit.  Mungkin Aqsha lelah, lelah dengan aktivitas yang belum ada jeda untuk dia benar-benar istirahat di rumah. Atau juga kalau kata orang tua dulu, "Itu tandanya mau pinter makanya sakit. Mungkin Aqsha mau pinter ngomong, mau makin lancar jalannya," Wallahu'alam, semoga ungkapan itu termasuk doa-doa baik untuk Aqsha, anak kami tercinta. Sepulang dari rumah sakit, di hari Rabu, aku dan orang tua ku masih sempa...

Kala Tubuh Kecil Itu Panas

Gambar
 قَدَرُ اللَّهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ Qadarullah wa ma sya'a fa'ala. Pertengahan Juni lalu Aqsha demam, batuk, dan muntah-muntah. Perlahan Aqsha kami beri tindakan dengan kompres air hangat di dahi, ketiak, selangkangannya. Lalu juga memberi obat tradisional, yaitu daun jarak, dengan cara di hangatkan , kemudian diolesin minyak, san diletak ke bagian perut serta punggung. Sop-sop an juga tak lupa kami berikan; sop bening dengan labu siam, wortel untuk mencegah dia dehidrasi dan juga agar menenangkan perutnya. Bahkan juga sop kaldu tulang. Tentu ASI pun selalu diberikan, bahkan hampir waktu seharian habis untuk tidur dan ASI. Karena tubuhnya yang sangat lemas, tidak bisa beraktivitas seperti biasanya. Qadarullah, belum mereda. Hingga demamnya pun sampai 39,5°C. Saat itu juga kami bawa Aqsha ke klinik Siloam terdekat. Dua hari menggunakan obat dari dokter, biidznillah demam Aqsha menurun , suhunya sekitar 37°C. Tapi memang kondisinya masih sangat lemas dan terlihat lesu. Tidak seman...