20 Jalan Pintas Wanita Menuju Surga [2]

Bismillahirrahmanirrahim

Melanjutkan catatan dari kelas intensif syameela series dalam serial 20 Jalan Pintas  Wanita Menuju Surga.

Sifat yang kedelapan adalah, perempuan yang senantiasa melembutkan dan mencairkan suasana ketika terjadi konflik didalam rumah tangganya. Perempuan seperti ini memiliki tangki maaf yang penuh dan tidak pernah merasa rendah ketika meminta maaf kepada suaminya.

Allah menguji kita pada titik kelemahannya kita, yakni meminta maaf. Perempuan menyapih dirinya dengan emosi ketika kecewa, maka dia lebih menggunakan perasaannya.

Rasulullah tidak menyebutkan ibadah-ibadah untuk para perempuan menuju Surga. Namun yang disampaikan Rasulullah perkara hatinya dan perasaannya. Bagaimana perempuan bisa mengontrol dirinya.

Jalan pintas yang kesembilan adalah, memberikan kasih sayang yang besar kepada keluarga nya, kepada suami dan putera-puterinya jika ia sudah menikah. Rela berkorban demi anak-anaknya dengan apa yang ada pda dirinya. Allah akan mengistimewakannya kelak.

Indikator wanita memiliki kasih sayang adalah:

1.       Ikhlas merelakan entertain yang ada pada dirinya demi anak-anaknya. Rela kemuliaan fisiknya berubah karena memiliki anak tanpa ada complaining. Dia ikhlas merawat anaknya, dibalik yang tidak bisa lagi menggunakan waktu diluar rumahnya.

2.       Memberikan totalitas waktunya kepada anak.

3.       Tidak akan pernah lelah untuk mendoakan anaknya setiap waktu. Doa seorang ibu 3x lebih dahsyat dari doa ayah.

4.       Senantiasa berusaha menarik anaknya pada ketaatan. Mengingatkan anaknya untuk shalat, menutup aurat, dan ibadah lainnya sejak kecil.

5.       Memberikan ilmu dan maaf kepada anak-anaknya.

Kesepuluh, menjaga kehormatannya, menjaga auratnya. Wanita paling istimewa dalam Al-Quran adalah bunda Maryam. Allah menyebutkan bunda Maryam sebanyak 34 kali. Bunda Maryam sebagai contoh kita menjaga iffahnya.

Sifat kesebelas adalah memiliki jiwa pendidik bagi anak-anaknya. Sebab wanita adalah madrasah pertama. Maka dia senantiasa mendidik, membesarkan anak-anaknya dalam ketaatan kepada Allah.

Berikan pendidikan terbaik bagi anak-anak agar dia paham tauhid dan kuat keimanannya.=

Tugas terpenting seorang ibu bukan dengan eksis dan diterima oleh orang lain diluar sana, tapi menjadi pendidik bagi anak-anaknya.

Indikator seorang wanita yang menjadi seorang pendidik adalah;

  • Wanita yang sadar menjadi seorang pendidik, maka dia akan terus belajar.  Wanita pendidik dimulai dari wanita yang mencintai ilmu.
  •  Bertaubat lah kepada Allah. Sebanyak apa pun ilmu tapi jika dosanya banyak, maka akan percuma.
  • Pahamkan anak-anak tentang akidah, ajarkan tauhid dan sunnah. Jangan hanya fokuskan fikih dan hafalan saja pada anak kita.
  •  Menerangkan jalan-jalan dosa dan fitnah. Dimana anak kita saat ini lahir di zaman fitnah. Agar kelak anak kita jauh dari perbuatan fitnah dan dosa. Berikan perbedaan mana yang benar dan salah. 
  •  Mengajarkan kehidupan akhirat kepada anak. Kenalkan bagaimana alam barzah. Jelaskan bagaimana surga dan cara meraihnya.
  • Buat lah kurikulum untuk pendidikan anak kita nanti secara terinci. Jadikan rumah tempat belajar ternyaman bagi anak-anak kita.

Sifat yang kedua belas adalah, mampu menjaga dirinya dengan sepenuh hati dan jiwanya untuk tidak mau mendapatkan harta secara haram.

Dia akan selalu mendukung suami untuk mencari harta yang halal dan berusaha agar tidak ada harta haram yang masuk kedalam rumahnya. Karena ia tahu bahwa harta haram tidak akan memberikan manfaat kepada keluarganya.

Sifat ketiga belas untuk jalan pintas wanita menuju surga adalah, wanita yang senantiasa tidak hanya menjadi shaliha tetapi menjadi muslihah.

QS At-Taubah ayat 71, Allah menyampaikan bahwa mu'min dan mu'minah saling mengingatkan dengan kebaikan dan mencegah dari kemungkaran. Berupaya menjadi muslihah.

Apa beda shaliha dan muslihah?

Shaliha itu tingkat keshalihan paling bawah dan muslihah adalah tingkat paling atas.

Keshalihan dalam konteks laki-laki dan perempuan ada 2:

  1. Shalih untuk diri sendiri
  2.   Shalih untuk diri sendiri dan orang lain. Berupaya dan berkomitmen memberikan kebaikan kepada orang sekitarnya, inilah yang dimaksud muslih/muslihah.

Adanya satu orang muslihah lebih baik daripada ada seratus orang shalihah. Karena orang yang shaliha hanya akan berfokus pada dirinya sendiri, sedangkan yang muslihah akan ikut berkontribusi dengan menyampaikan yang ma'ruf dan mencegah yang mungkar.

Yang kita harus perhatikan jika ingin menjadi muslihah:

  •  Pahami bahwasannya ketika ingin menjadi wanita muslihah, luruskan kembali niat kita. Jauhkan niat karena ingin dikenal, ingin dapat pujian, atau positioning lainnya. Pastikan ingin berbuat yang baik dengan niat karena Allah Ta'ala.
  •   Pastikan prioritas kita itu adalah keluarga. Target utama menjadi muslihah yaitu keluarga terdekat kita, jangan sampai mengutamakan orang lain tapi keluarga sendiri menjadi berantakan.
  •  Shalihkan diri kita dan senantiasa istiqomah hingga menjadi muslihah. Jangan maunya instan tiba-tiba menjadi mushlih tanpa proses.
  • Tetaplah belajar. Beramal dengan ilmu. Jangan buru-buru ingin menjadi muslihah tanpa ada ilmu. Jangan buru-buru membuat konten diluar dari pengetahuan kita.
  • Pastikan tetap jaga iffah (jaga rasa malumu). Wanita bisa menjadi fitnah Laki-laki, apalagi pada laki-laki yang ada penyakit dalam hatinya.

Sifat yang keempat belas adalah wanita yang merelakan zona nyaman mereka dan mendahulukan orang lain.

Ummu Sulaim termasuk salah satu wanita yang masuk Surga. Bagaimana kisahnya? Ketika Ummu Sulaim dan suaminya, Abu Talhah mengutamakan tamunya. Dimana mereka lebih rela lapar demi menjamu tamunya dengan makanan. Semua itu dilakukan dengan mengharapka ridho Allah.

Inilah yang dimaksud dengan itsar. Contoh lainnya adalah bunda Khadijah yang rumahnya selalu ramai ketika Rasulullah diangkat menjadi nabi. Rumah adalah ruang privasi wanita, namun bunda Khadijah ikhlas dengan ramainya rumah yang didatangi oleh ummat.

Hidup itu bukan transaksional, tapi berihtisablah kepada Allah dalam kehidupan ini.

Sifat kelima belas untuk wanita meniti jalan pintas menuju surga adalah, menjadikan wilayah teritorial mereka dalam beribadah didalam rumah.

Tidak ada tempat yang paling mustajab dan Allah ridhoi kecuali rumah mereka. Sinkron namun tidak mudah untuk dijalankan. Allah melarang muslimah untuk berdandan berlebihan jika keluar rumah.

Yang menjadi referensi bagi kita adalah QS Al Ahzab ayat 33, dimana dijelaskan amalan favorit bagi wanita didalamnya.

Ada beberapa poin yang harus dipahami dengan benar untuk wanita didalam rumah :

  1. Wanita harus memahami bahwa ia dirumah untuk beribadah kepada Allah. Rumah tempat menggali rezekinya dari Allah.
  2. Jangan sampai salah paham perkara wanita keluar rumah. Bukan haram, tapi mubah. Dia bisa pergi dengan suaminya, atau anak-anaknya.
  3. Berupaya untuk membuat dirinya nyaman didalam rumah dengan segala aktivitas. Misalnya merapikan rumah, berolahraga dari rumah, jika suka mendengar kajian ala bioskop bisa beli infocus atau lainnya.
  4. Menjadikan rumah sebagai tempat belajar. Buka kajian dirumah, undang guru, undang teman-temannya untuk berkumpul menimba ilmu. Lakukan apapun agar nyaman berada dalam rumah.
  5. Jangan pernah lupa bersyukur kepada suami yang telah menyiapkan rumah untuk kita, yang mengupayakan tempat nyaman untuk kita beribadah. 

Wanita berkarir surga adalah wanita yang menikmati singgasanannya dirumahnya.

Sifat yang keenam belas adalah, wanita yang senantiasa memiliki komitmen secara utuh ingin memuliakan tetangganya.  Orang shalih adalah orang baik yang dikenal oleh orang yang jauh maupun orang yang dekat dengannya.  Maka selalu utamakan orang yang terdekat dengan kita. Untuk sedekah, utamakan sedekah dengan keluarga terdekat sebelum ke kerabat yang jauh.

Ada 3 poin yang harus kita pahami :

  1. Pastikan tantangga kita ketika akan memilih rumah. Bukan hanya untuk kita, tapi juga untuk keturunan kita agar tahu siapa yang akan membersamai lingkungan kita.
  2. Bersabar dengan tetangga kita.
  3. Tetangga yang akan pertama kali membantu kita ketika membutuhkan bantuan.

Dari sini kita paham mengapa kita harus baik dengan tetangga kita. Sebab wanita yang baik dengan tetangga nya akan mendapatkan surga-Nya. Jangan menyakiti tetangga kita, karena mereka orang terdekat kita.


____________________________________

InsyaAllah akan ada 4 poin lagi yang akan saya bagikan. Jazakunnallah khairan, semoga bermanfaat ya shaliha..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sudahkah Sahur Kita Memberi Makan Jiwa?

Kesabarannya Begitu Luas

Tahaadu Tahaabbu

Home Sweet Home