Kesan Pesan Ikut Kelas Writing Healing Journey

Kesan pesan dan testimoni selama mengikuti kelas Writing Healing Journey dari Fahim Project X Rumah Quran Cahaya

Alhamdulillah semenjak mengikuti kelas Writing Healing Journey banyak sekali benefits yang saya dapat. Diantaranya adalah, lebih mengenal lagi jenis atau macam luka dan trauma serta dampaknya bagi kehidupan sampai masa kini. Luka dan trauma sejak kecil memang akan terbawa pada kondisi kita hingga dewasa, maka berdamailah dengan masa lalu itu. Mari coba menerima masa lalu tersebut dengan lapang dada, ikhlas, lalu sambut lembaran baru dengan lebih antusias dan diiringi tawakal alallah.

Memang tidak semudah membalik telapan tangan untuk menerima setiap kejadian-kejadian yang perih jika diingat. Tidak mudah untuk menerima segala luka yang pernah dirasakan dengan hati yang tenang. Namun, sampai kapan kita akan berkelahi antara pikiran, hati, dan jiwa yang berkecamuk sehingga membentuk kepribadian kita jauh dari rasa tenang?

Mengikhlaskannya pun tidak semudah mengedipkan kelopak mata. Pasti ada titik berat dalam hati untuk menerima semuanya. 

Ummahat wa akhwatifillah, percayalah ada Allah. Yakinlah bahwa Dia akan selalu membersamai kita. Ikhlaskan lah. Ridho lah. InsyaAllah kelak Allah ganti dengan yang lebih baik untuk kita. 

Jika sulit sekali rasanya menahan rasa itu, sudah melampiaskan dengan berdoa kepada -Nya, coba sesekali tuliskan perasaanmu. Lampiaskan dengan tulisan, mungkin saja kita bisa merasakan kelegaan karena sudah menuliskannya, pun mungkin saja suatu saat nanti tulisan tersebut bisa menjadi penguat diri kita kembali dikemudian hari. 

Sesuai dengan namanya, Writing Healing Journey, yakni menulis perjalanan penyembuhan. Program ini sudah memberikan dampak penyembuhan bagi pesertanya. Kurang lebih kalau saya baca testimoni dari peserta lain, mereka bersyukur dapat bergabung di kelas ini dan dipertemukan dengan para ummahat sekalian. MasyaAllah. 

Terkadang kita tidak tahu bagaimana cara Allah memberikan petunjuk bagi kita untuk menempuh setiap perjalanan kisah hidup ini.

Jazakillahu khayr Mama Mahdi dan Mbak Diena.

Awal saya ingin mengikuti kelas ini ketika melihat postingannya Mbak Diena. Kebetulan beliau adalah teman seperjuangan di kelas kepenulisan 30 Days Writing Challenge.

Alhamdulillahilladzi bini'matihi tatimmush sholihaat. Senang rasanya menjadi bagian dari program Rumah Qur'an Cahaya dan Fahim Project. 

Jazakunnallah Khayran super team kelas Writing Healing Journey.

Barakallahu fiik, semoga bisa ketemu dilain kesempatan. Allahumma Aamiin

nature for reflection




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sudahkah Sahur Kita Memberi Makan Jiwa?

Kesabarannya Begitu Luas

Tahaadu Tahaabbu

Home Sweet Home