Semangat Pagi dengan Jalan Pagi

Kebiasaan jalan pagi sudah aku lakukan sejak kecil, mungkin saat belum sekolah. Walaupun memang tidak rutin pada masa itu, tapi aku ingat bahwa hampir setiap akhir pekan abahku mengajak dari rumah ke kota untuk beli mainan dengan berjalan kaki. 

Terkadang juga, aku dan teman-temanku di hari libur jalan pagi ke lapangan di daerah dekat rumah sambil bermain kasti atau pecah piring nantinya disana. 

Hingga seiring waktu, saat SMA aku pernah ikut jalan keliling daerah asrama sekolah mungkin diperkirakan ada 10 - 15 Km di hari libur pagi sehabis subuh. 

Kebiasaan itu tidak cukup aku lakukan sampai SMA. Ketika kuliah, sudah bekerja, bahkan sekarang sudah menikah, dan sedang berproses sebagai seorang ibu, aku mengusahakan diri untuk tetap berjalan pagi walaupun sekadar 1-2 Km di daerah dekat rumah. 

Apakah ini sebuah hobi? 

Hm, menurutku bukan sih ya sepertinya. Lebih tepatnya ini sebuah habits atau kebiasaan yang aku coba lakukan selagi aku bisa dan mampu. Lagian juga kebiasaan ini tidak membutuhkan banyak materi. Kita hanya butuh energi untuk melakukannya. 

Efek melakukan jalan pagi membuatku lebih semangat di pagi hari. Karena ketika berjalan akan menghirup udara pagi yang segar nantinya, panas matahari belum menyengat, udara masih terasa sejuk, bahkan juga suara kendaraan yang belum berisik. 

Setiap orang terdekat yang sedang bersamaku di hari libur pagi, biasanya akan aku ajak untuk jalan pagi. Contohnya ya suamiku sendiri. Meskipun dia termasuk sedikit sulit diajak untuk banyak bergerak, tapi aku konsisten mengajaknya. Alhamdulillah dia mau juga, setelah perjuangan membujuk.

Dari situ aku tahu bahwa tidak semua orang suka diajak jalan pagi ya haha. 

Teruntuk teman-teman pembaca, aku rekomendasiin banget jalan pagi ini untuk menjadi sumber semangat di pagi hari. Aku yakin kalian ga nyesal deh setelah melakukannya. Pasti ketagihan! Hehe

Selamat mencoba ya. 

Nanti boleh cerita keseruan kalian ke aku ^^

Siapa tau saat jalan pagi ketemu jodoh *eh. 


Bonus foto tadi pagi. 
Lokasi : Panembong, Cianjur, Jawa Barat 


Cianjur, 08 Mei 2024
Olaa


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sudahkah Sahur Kita Memberi Makan Jiwa?

Kesabarannya Begitu Luas

Tahaadu Tahaabbu

Home Sweet Home