Mengatasi Insecure Ibu Rumah Tangga & Masalah Mental Wanita | Ust. dr. Raehanul Bahraen, M. Sc, Sp. PK
Mengatasi Insecure Ibu Rumah Tangga & Masalah Mental Wanita | Ust. dr. Raehanul Bahraen, M. Sc, Sp. PK
Sosial media dapat menjadi media yang membandingkan diri kita dengan orang lain. Dimana isinya media saat ini seringkali untuk ajang pamer dan eksistensi diri. Kemudian kita terpengaruh membanding-bandikngkannya dengan kehidupan kita sehingga bisa menimbulkan rasa kurang bersyukur, tidak qana'ah, kemudian bisa merambat kepada mental kita dan menjadikan kita insecure. Kenapa bisa insecure? Tentunya karena sosial media, dari apa yang telah dilihat.
Kita tidak dibolehkan menyalahkan sebuah zaman. Karena setiap zaman akan selalu ada ujiannya. Saat ini adanya hp tentu menjadi ujian bagi kita, pasti ada dampak positif dan negatifnya.
Di sosmed, seringkali muncul tips, trik, cara menjadi ibu atau bagaimana mendidik anak yang baik. Nah bisa jadi kita keliru dengan membuat tips serta trik ini. Perlu kita bijaksana memilah milihnya dan jangan jadikan pembandingan antara konten dengan kehidupan. Sebab postingan itu atau konten yang di upload pasti yang diberikan adalah kesempurnaan, pasti yang di post adalah yang baiknya. Secara umum, gangguan mental karena sosial media yang didalamnya banyak mengandung hal-hal ideal dan kesempurnaan yang menyebabkan kita membandingkannya dengan keadaan kita.
Seorang ibu dan istri yang dirumah harus bangga menjadi ibu rumah tangga. Banyak Al-Quran dan hadist yang kita dapat ketahui.
Contoh lainnya, Insecure karena tidak bekerja dan tidak berpenghasilan. Sedangkan teman yang dulu atau orang lain memiliki pekerjaan dan menjadi wanita karir. Hal ini mengakibatkan rasa insecure.
Insecure karena tidak bisa berpakaian bagus, branded, dan mewah seperti orang lain. Hanya menggunakan pakaian rumahan, daster, atau lainnya saja. Mau beli tas branded, kepikiran popok. Ingin beli emas, tapi masih kepikiran dengan kebutuhan pokok lainnya.
Selanjutnya, insecure karena mendapatkan lingkungan baru. Misalnya, satu rumah dengan ibu mertua. Kemudian dirumah itu ada adik ipar perempuan, bisa jadi akan menimbulkan insecure dengan keluarganya. Karena jauh juga dari orang tua, saudara, keluarga, dan teman-teman dekatnya.
Insecure dengan berbagai macam komentar. Apalagi di negeri kita ini, penuh dengan masyarakat yang suka berkomentar.
Perempuan lebih cepat terkena penyakit mental.
Solusi dalam islam adalah :
- Kita memotong lingkaran setan dengan membanding-bandingkan diri dari pengaruh sosial media itu. Jadi bijaklah bersosial media
- Salah satu cara bersyukur adalah dengan lihat orang dibawah kita, jangan lihat yang diatas terus.
- Tingkatin rasa qonaah kita.
Komentar
Posting Komentar