Kala Tubuh Kecil Itu Panas
قَدَرُ اللَّهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ
Qadarullah wa ma sya'a fa'ala.
Pertengahan Juni lalu Aqsha demam, batuk, dan muntah-muntah.
Perlahan Aqsha kami beri tindakan dengan kompres air hangat di dahi, ketiak, selangkangannya. Lalu juga memberi obat tradisional, yaitu daun jarak, dengan cara di hangatkan , kemudian diolesin minyak, san diletak ke bagian perut serta punggung.
Sop-sop an juga tak lupa kami berikan; sop bening dengan labu siam, wortel untuk mencegah dia dehidrasi dan juga agar menenangkan perutnya. Bahkan juga sop kaldu tulang.
Tentu ASI pun selalu diberikan, bahkan hampir waktu seharian habis untuk tidur dan ASI. Karena tubuhnya yang sangat lemas, tidak bisa beraktivitas seperti biasanya.
Qadarullah, belum mereda. Hingga demamnya pun sampai 39,5°C. Saat itu juga kami bawa Aqsha ke klinik Siloam terdekat. Dua hari menggunakan obat dari dokter, biidznillah demam Aqsha menurun , suhunya sekitar 37°C. Tapi memang kondisinya masih sangat lemas dan terlihat lesu. Tidak semangat bermain, padahal di hari biasanya Aqsha sangat aktif berjalan kesana-kemari.
Tepat di malam ahad kemarin, demam Aqsha naik-turun, dia ga bisa tidur. Hari minggu itu kami langsung bergegas bawa Aqsha ke dokter anak. Walaupun sempat bingung, "Praktik dokter anak mana yang buka hari minggu?
Atas izin Allah, kami dapat kontak salah satu dokter anak yang praktiknya dekat dari rumah. Ketika kami menelepon beliau, beliau sangat terbuka, ramah, dan mengajak kami untuk segera ke rumahnya agar Aqsha diperiksa. Alhamdulillah 'ala kulli hal.
Setelah Aqsha diperiksa, diberikan obat, biidznillah hari seninnya demam Aqsha sudah turun dan normal. Di hari selasa juga Aqsha sudah mulai aktif kembali untuk bermain. Meskipun belum se-aktif biasanya, namun saat ini Aqsha sudah mulai tahan untuk berdiri dan berjalan (kemarin dia kaya oyong gitu, kalo jalan tiba2 terjatuh)
Alhamdulillah. Alhamdulillah bini'matihi tatimmush sholihaat.
Mohon doanya selalu untuk Aqsha yaa om dan tante online🤍
| Suhu tubuhnya ketika mulai turun |
| Duduk sore di teras rumah nyambi lihat meong dan rerumputan |
Komentar
Posting Komentar