Cerita Buku : Who Moved My Cheese?

 Cerita Buku : Who Moved My Cheese? –by @yolandamrp


Judul                           : Who Moved My Cheese?

Penulis                        : Spencer Johnson

Penerbit                       : Elex Media Komputindo

Tahun terbit                 : Juni 2019 (cetakan pertama Juli 1999)

Jumlah Halaman         : 128 Halaman

ISBN                           : 9786020488608

Who Moved My Cheese? merupakan buku bergenre Self Improvement, motivation yang ditulis dengan bentuk novel menarik. Spencer Johnson, penulis buku ini, adalah alumni dari University of Southern California dan Royal College of Surgeons. Beliau juga seorang administrasi medis di Harvard Medical School dan The Mayo Clinic.

Buku ini mengingatkan kita untuk tidak berpuas diri dan pentingnya menerima perubahan yang terjadi. Who Moved My Cheese? adalah sebuah perumpaan sederhana untuk mengungkapkan kebenaran tentang perubahan. Dalam buku ini diceritakan empat tokoh yang hidup di sebuah labirin dengan hidup mencari cheese untuk bertahan hidup dan membuat mereka bahagia.

Empat karakter imajiner yang digambarkan dalam cerita ini adalah si tikus Sniff dan Scurry, kemudian si kurcaci Hem dan Haw. “Cheese” melambangkan hal-hal yang kita inginkan untuk dapat diraih, seperti pekerjaan, pendidikan, kesehatan, dan lainnya. Sedangkan “labirin” disini adalah tempat dimana kita mencari apa yang kita inginkan, seperti kantor, kampus, organisasi, dsb.

Sniff merupakan tikus yang mampu mengendus adanya perubahan dengan cepat, sedangkan Scurry adalah tikus yang cepat tanggap atau bergegas dalam mengambil keputusan. Nah berbeda dengan kedua kurcaci, Hem merupakan tokoh yang menolak dan mengingkari adanya perubahan karena takut apabila perubahan akan mendatangkan hal yang buruk. Kemudian Haw, adalah tokoh yang mau mencoba beradaptasi dengan perubahan dan menyadari bahwa perubahan dapat mendatangkan sesuatu menjadi lebih baik.

Jika dilihat dari empat karakter diatas, mungkin kita bisa melihat yang mana bagian dari diri kita ketika menghadapi suatu perubahan. Apakah kita akan seperti Sniff, Scurry? Atau seperti Haw, bahkan seperti Hem?

Sebelum menilai diri kita bagaimana, aku akan sedikit menceritakan bagaimana buku ini menggambarkan sebuah sikap yang dapat memperlihatkan diri kita ketika menghadapi sebuah perubahan.

Keempat karakter ini hidup di sebuah labirin, masing-masing dari mereka mencari cheese untuk kebutuhan mereka. Suatu hari keempat karakter ini menemukan tempat di dalam labirin yang banyak sekali keju, tempat ini disebut Cheese Station C. Setiap hari mereka pergi ke station itu untuk memakan keju yang mereka inginkan. Namun di hari-hari berikutnya stok keju di station itu menipis. Si tikus sniff dan scurry tidak terkejut akan hal itu, karena mereka menyadari setiap harinya keju itu tampak berkurang. Berbeda dengan Haw dan Hem yang terkejut dan tidak menyadari perubahan kecil setiap hari yang terjadi di Cheese Station C.

Alhasil, bagi tikus jawaban dari masalah ini sederhana saja, yaitu situasi di cheese station c sudah berubah, maka mereka memutuskan untuk berubah. Kemudian mereka pun pergi dan berjalan lagi di labirin untuk mencari cheese baru. Sementara Hem dan Haw, mereka tidak menerima perubahan yang telah terjadi. Mereka mengoceh tentang ketidakadilan atas situasi ini dan menyalahkan ‘siapa yang telah mengambil cheese mereka?’.

Hem dan Haw terus mengevaluasi dan menunggu keju di station C akan Kembali, sedangkan Sniff dan Scurry sudah masuk kedalam labirin lebih dalam hingga menemukan sebuah gudang keju yang sangat besar, bernama Cheese Station N.

Setelah hidup dengan menanti “cheese” di station C yang tidak pasti, akhirnya Haw menertawakan dirinya sendiri dan menyadari bahwa apa yang dia lakukan dengan Hem tidak akan menjadikan keju-keju itu kembali. Mereka harus menerima perubahan yang terjadi dan look forward. Haw pun memutuskan untuk berjalan lebih dalam lagi ke labirin sembari mengajak Hem. Namun Hem menolaknya, dan memutuskan untuk tetap di station C menunggu sampai kejunya kembali.

Buku ini membagi tiga fokus bagian didalamnya, yang pertama adalah pertemuan reuni, kedua cerita tikus dan kurcaci, dan ketiga adalah diskusi pertemuan reuni tentang cerita Who Moved My Cheese? ini.

Jadi, suatu perubahan itu pasti akan terjadi dalam kehidupan kita. Sekarang kembali lagi bagaimana kita menyikapinya. Apakah akan seperti Sniff dan Scurry? atau seperti Haw, bahkan seperti Hem?


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sudahkah Sahur Kita Memberi Makan Jiwa?

Kesabarannya Begitu Luas

Tahaadu Tahaabbu

Home Sweet Home