Cerita Buku : The Things You Can See Only When You Slow Down

Cerita Buku : The Things You Can See Only When You Slow Down –by @yolandamrp

The Things You Can See Only When You Slow Down

Judul                           : The Things You Can See Only When You Slow Down

Penulis                        : Haemin Sunim

Penerbit                       : POP, imprint Kepustakaan Populer Gramedia

Tahun terbit                 : Cetakan keenam belas, Februari 2023.

Jumlah Halaman         : 265 Halaman

Sebuah buku yang ditulis oleh guru meditasi zen bernama Haemin Sunim. Disclaimer, bahwa buku isi dari buku ini banyak saran dari penulis yang mungkin tidak dapat diterima seutuhnya, bahkan juga buku ini cukup banyak memuat isi dari pandangan spiritualitas dan ajaran agama yang dianut oleh penulis. Namun, dari sudut pandang lain buku ini mempengaruhi cara pandang kita untuk lebih mindfulness dan dapat menerima keadaan dalam kehidupan dengan lebih tenang serta mengendalikan pemikiran kita.

Oke deh, mari baca ceritaku tentang buku ini!

Pada bagian pertama, langsung ditampar dengan pertanyaan, “Kenapa saya begitu sibuk?”, ketika segala sesuatu disekitar kita terasa bergerak begitu cepat, mari renungkan ini, “Apakah memang dunia yang terlalu sibuk, atau malah batin kita?”. Secara tidak sadar kita telah menganggap batin dan dunia itu tidak berkaitan, padahal batas antara batin dan dunia itu begitu tipis, penuh lubang, dan sekadar sebuah ilusi. Ketika batin kita diisi pikiran negatif, dunia juga akan terlihat negatif. Ketika kita merasa sangat sibuk, ingatlah bahwa kita sebenarnya bisa mengkondisikannya. Ketika batin kita istirahat, dunia juga ikut beristirahat.

Tiap-tiap bab dalam buku ini menuliskan kisah-kisah penulis dan permasalahan yang relevan dengan kehidupan kita saat ini. Kemudian setelah itu berisikan kalimat pendek yang bermakna kata-kata nasihat dan kebijaksanaan.

Terdapat tiga wawasan yang membebaskan hati dan pikiran kita menurut Haemin Sumin yang saya highlight, yaitu pertama, orang-orang tidak sepeduli itu dengan diri kita daripada yang selama ini kita kira. Kedua, tidak semua orang harus menyukai kita, karena kita sendiri pun tidak menyukai tiap-tiap orang. Ketiga, jika kita benar-benar jujur kepada diri sendiri, kebanyakan hal yang kita lakukan demi orang lain sesungguhnya kita lakukan untuk diri kita sendiri.

Dengan buku ini, guru meditasi zen, Haemin Sumin, mengajak kita untuk menyadari bahwa ketika kita melambatkan diri maka dunia juga akan melambat bersama kita.

Haemin sunim menulis ini juga untuk mengingatkan kita untuk mengistirahatkan diri ditengah hiruk-pikuk dunia yang kita jalani.

Mungkin ini saja yang bisa aku share dari cerita buku ini disini, sebenarnya banyak lagi yang memenuhi isi kepala, tapi aku rasa sudah cukup untuk menggambarkan isi dari buku tersebut.

Selamat membacanya~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sudahkah Sahur Kita Memberi Makan Jiwa?

Kesabarannya Begitu Luas

Tahaadu Tahaabbu

Home Sweet Home