Bercerita
MUSLIMAH DAN CITA-CITA
Seorang perempuan muslim akan disebut muslimah. Muslimah
merupakan perempuan yang kelak menjadi madrasatul
ula bagi calon pemimpin dan peradaban. Menjadi seorang muslimah, bukanlah
hal yang dapat dipandang dengan sebelah mata. Mengapa? Sebab banyak keutaman
dari diri sang muslimah dan harus dijaga dengan sebaik-baiknya penjagaan.
Tetapi, masih banyak muslimah yang belum memahami hal tersebut, yang justru
membuat pandangan orang mengenai muslimah itu hanyalah hal remeh , bahkan tidak
ada keistemewaan terhadapnya.
Dimasa globalisasi saat ini, sudah banyak informasi yang
merusak pemikiran para muslimah milennials. Sungguh ini adalah hal yang harus
segera dituntaskan, agar tidak segera terjerumus lebih dalam lagi. Penyebab
informasi ini membuat muslimah lupa akan fitrah dan kodrat mereka. Budaya barat
yang mendobrak pemikiran muslimah, sehingga role model mereka bukanlah para ummahatul mukminin.
Mengekspresikan kecantikan dengan bersolek ria, bahkan tidak
segan-segan mengumbar aurat. Cita-cita muslimah juga kerap terjerumus ke hal
yang tidak sesuai fitrahnya. Apakah salah muslimah memiliki cita-cita? Tidak,
bahkan tidak sama sekali.
Kita dapat melihat ibunda Khadijah yang dapat kita jadikan best muslimah entrepreneur , ada juga bunda
Aisyah yang merupakan guru luar biasa bagi umat muslim. Beliau meriwayatkan ribuan
hadist yang pastinya ini hal menakjubkan. Bahkan, ada Mariam Al-Ijliya seorang
muslimah pembuat astrolobe. Beliau merupakan mujahidah yang berprestasi dalam
dunia astronomi, dengan izin Allah hingga saat ini ilmunya masih diterapkan
untuk menentukan kiblat, waktu shalat, awal Ramadhan serta idul fitri.
Tidak hanya itu saja, masih banyak kisah perjuangan muslimah
untuk menggapai cita-cita mereka dengan kisah yang sungguh memukau. Lantas,
sudah sepantasnya para muslimah menjadikan role model mereka ialah para pejuang
muslimah yang terdahulu. Sudah jelas yang dicapai dan kontribusi yang mereka
sebarkan tidak terlupakan dizaman ini.
Islam sangatlah memuliakan perempuan. Tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam ketaatan kepada sang Khaliq. Maka, mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan raihlah cita-cita wahai muslimah!
Komentar
Posting Komentar