Menyapih Aqsha
Biidznillah, sejak dari proses menyapih kemarin, ternyata melihat anak bisa tidur sendiri tanpa ASI lagi nggak sesulit yang dulu pernah aku bayangkan.
Bahkan sekarang kalau dia ngantuk, cukup bilang, "Umma, Aa ngantuk," sambil menguap, lalu ngajak ke kamar dan minta dipeluk.
Dulu aku sering berpikir, "Gimana ya nanti kalau anak yang dari bayi selalu menyusu setiap mau tidur harus berhenti ASI? Apa dia bisa tidur sendiri?"
Ternyata atas izin Allah, semua ada masanya. Pelan-pelan Aqsha belajar, dan aku pun belajar untuk percaya bahwa setiap fase akan berlalu.
Kalau ada yang bertanya, "Apa yang dilakukan sebelum menyapih?" Mungkin ini beberapa hal yang menurutku bisa membantu.
1. Mencoba tidak menjadikan ASI sebagai satu-satunya cara menidurkan.
Sejak sebelum usia dua tahun, sesekali coba untuk menidurkannya dengan cara lain, seperti dipeluk, dielus, ditepuk lembut, atau dibacakan doa dan dzikir sebelum tidur. Jadi, anak mengenal bahwa rasa nyaman tidak hanya datang dari menyusu.
2. Bangun rutinitas tidur yang konsisten
Misalnya cuci kaki atau tangan, ganti baju, meredupkan lampu, membaca doa tidur, lalu masuk kamar. Rutinitas yang sama setiap hari membantu anak memahami bahwa waktunya untuk beristirahat sudah tiba.
3. Memenuhi kebutuhan kedekatan di siang hari.
Bisa dengan memeluk, bermain, dan luangkan waktu berkualitas bersama anak. Ketika kebutuhan emosionalnya terpenuhi, biasanya proses menuju tidur juga lebih tenang
4. Pisahkan perlahan antara menyusu dan tidur
Kalau biasanya anak tertidur saat masih menyusu, coba perlahan selesaikan sesi menyusunya sebelum ia benar-benar terlelap, lalu lanjutkan dengan mengelus atau memeluknya sampai tidur.
5. Bersabar dan tidak membandingkan
Dan kita tahu bahwa setiap anak memiliki kesiapan yang berbeda. Ada yang cepat beradaptasi, ada yang membutuhkan waktu lebih lama. Tidak apa-apa, yang terpenting adalah tetap mendampingi anak kita dengan penuh kasih.
Sekarang, setiap kali Aqsha bilang, "Umma, Aa ngantuk," rasanya seperti diingatkan bahwa Allah benar-benar memudahkan sesuatu yang dulu terasa begitu sulit.
Semoga Allah mudahkan setiap ibu yang sedang berjuang menyusui, menyapih, dan mendampingi tumbuh kembang anak-anaknya. πΏπ€
Komentar
Posting Komentar