Cerita Tumbuh dan Kembang Aqsha
Tiga bulan – Aqsha
Aqsha sudah mulai mau berbalik,
tapi terlihat sulit ya nak? Aqsha masih butuh bantuan Umma dan Ayah untuk bisa membalikkan
badannya sendiri. Karena terkadang tangan Aqsha satunya nyempil dan ketimpah dengan
tubuhnya Aqsha.
Umma dan Ayah salut deh sama Aa. Karena
Aa selalu berusaha dan berjuang untuk bisa berbalik badan sendiri. Pengen bisa
tummy time sendiri ya nak? Bismillah ya, Aqsha bisa insyaAllah!
Empat bulan – Aqsha
Biidznillah di usia Aqsha yang
sudah masuk empat bulan ini, Aa Aqsha udah bisa membalikkan tubuhnya sendiri nih.
Bahkan udah sering tidur dengan keadaan telungkup. Umma dan Ayah khawatir kalau
Aqsha tidurnya telungkup, karena tidak disarankan nak. Bukan hanya dari segi
kesehatan saja, tapi dari sudut pandang islam juga tidak baik tidur telungkup.
Mungkin bisa dibilang lagi fase-fase
kemaruknya, jadi Aa bolak-balik balik badan terus nih, MasyaAllah ya nak. Aqsha
udah bisa telungkup tanpa dibantu lagi, atas izin Allah. Bukan kuasa Umma dan
Ayah, namun Allah lah yang memberikan Aqsha kemampuan.
Semangat terus bertumbuh ya
anakku. Kami akan menemanimu selalu dengan cinta karena Allah Ta’ala.
InsyaAllah~
Lima Bulan – Aqsha
Diusia ke lima bulan ini
alhamdulillah Aqsha udah onggong-onggong, angkat pantatnya, dan sedikit menyeret
badannya di atas playmate atau lantai. Dia berhasil sampai kedepan pintu rumah.
MasyaAllah perkembangan yang menakjubkan buat Umma dan Ayah tidak menyangka
kalau Aqsha sudah berjuang sejauh ini. Aqsha sudah bertumbuh ya, nak. Cepat
sekali waktu ini berlalu, Umma dan Ayah jadi speechless dengan semua
yang sudah dilalui bersama kamu.
Enam Bulan – Aqsha
Bismillah, per tanggal 17 Januari
Aqsha memulai MPASInya. Kurang lebih 3-4 hari Aa masih mulai mengenal makanan
yang masuk kedalam mulut. Perlahan Aa sudah lahap dengan puree yang Umma
berikan. Meskipun diawal Umma overthinking, khawatir Aqsha tidak mau makan, dan
lainnya. Biidznillah semua berjalan dengan baik, nak. Aqsha termasuk anak yang
makannya lahap, mungkin ada sesekali buburnya tidak habis. Namun itu adalah hal
wajar bagi Umma, sebab tidak semua makanan akan langsung kamu terima. Ya kan,
a?
Fase di usia enam bulan ini juga
Aqsha sudah semakin lincah. Aqsha sudah mulai merangkak lebih cepat dari sebelumnya,
Aqsha juga sudah bisa duduk sendiri. MasyaAllah nak, terima kasih ya Aa sudah
berjuang dan ikhtiar. Semua atas izin Allah nak, alhamdulillahiladzi bini’mathihi
tathimmusshalihat.
Kami juga mulai khawatir, karena
terkadang Aqsha mau mulai berdiri memegang meja atau dinding. Belum waktunya
nak, kami khawatir kakimu belum cukup kuat untuk menumpu badan. Jadi maafkan
kami jika aa mau berdiri, selalu kami dudukkan kembali.
Tujuh Bulan – Aqsha
Bulan Februari, kita pergi safar
menemani Ayah dinas luar, kemudian kita juga pulang ke kampung halamannya Umma
di Perdagangan. Kamu semakin aktif sekali, selalu mau berdiri memegang dinding,
meja, kursi, dan lainnya. Merangkaknya juga semakin cepat, kalau Umma berpaling
sebentar, kamu udah hilang aja entah kemana~ haduhh Aqsha!
Gigi pertama Aqsha tumbuh saat
Aqsha usia tujuh bulan. Umma gak ingat pasti tanggalnya, tapi saat gigi Aqsha
tumbuh, Aqsha mengalami demam tinggi sampai 39°C. Saat itu Ayah sedang pergi
dinas luar, Umma berulang-ulang mengompres lipatan paha, lipatan leher, dan
dahi Aqsha agar panasnya turun. Selain itu juga Umma mengusahakan memberi Aqsha
ASI secara berkala. Alhamdulillah demam Aqsha turun perlahan.
Dan, seminggu kemudian gigi Aqsha
tumbuh menjadi empat. MasyaAllah, atas izin Allah Aqsha sudah punya gigi. Yey!
Aa berkembang sangat cepat, Umma
dan Ayah belum siap melihat kamu besar. Rindu dengan si Aa bayi newborn yang
masih diam aja di tempat tidur hehe, eh tapi kami bahagia kok pastinya dengan
pertumbuhan Aa. Ya, ada rasa rindu dengan momen-momen Aa yang sering terbangun
tengah malam, apalagi sekarang kalau mandi udah gabisa di kursi mandi atau
ember mandi bayi lagi. Sekarang mandinya udah di kamar mandi sambil pegangan
dinding kamar mandi atau bak kamar mandi. Udah jadi abang-abang aja ih!
Belum lagi tingkahmu yang suka
bongkar isi lemari. Aduhh, Umma angkat tangan deh. Bolak-balik dirapiin lemari,
eh di keluarin lagi sama Aqsha isi lemarinya.
“Mmaa..mamam,” kalimat pertama
yang Umma dengar saat kamu minta makan siang sambil memeluk Umma. Aqsha sudah memanggil
Umma? Wah Umma happy sekali mendengarnya, nak!
Delapan Bulan – Aqsha
Bulan April awal, tepat setelah
Idul Fitri, kita pergi keluar kota bareng kamu. Alhamdulillah perjalanan selama
tiga hari berjalan dengan baik, Aqshanya juga terlihat happy. Perjalanan Karo –
Dairi – Samosir – Simalungun pertamanya Aqsha. Makasih ya nak, sudah mau
membersamai Umma dan Ayah pergi liburan bersama keluarga kita.
Usia delapan bulan ini
perkembangan Aqsha kurang lebih sama saat tujuh bulan, bedanya kaki Aqsha
semakin kuat untuk berdiri. Bahkan dia sudah bisa berjinjit untuk ngambil
barang-barang diatas meja. Sering menggoyang meja untuk menjatuhkan barang yang
ada diatas meja juga haha.
Oh iya, Aa ngelepas pintu lemari
meja dapur yang dibelakang. Kesal dan sedih pas tahu itu, karena Umma sayang
banget sama mejanya. Tapi, yasudahlah mau dikatakan apa lagi? Galon aja bisa kamu
pindahin. Kuat banget sih tenaga kamu a, Umma kalah dengan tenaga kamu lho.
“Umma..umma..” kamu sudah mulai
memanggil Umma lebih jelas. Separation Anxiety, perasaan cemas dan sedih
yang wajar ketika bayi berpisah dengan orang tuanya atau orang terdekatnya. Mungkin
Aqsha mengalami ini kah nak? Soalnya kalau Umma pergi ke kamar mandi, keluar
kamar, atau ke dapur dan ketempat lainnya kamu sudah bisa menangis dan mengejar
(merangkak cepat). Seakan-akan Umma akan pergi jauh meninggalkanmu, padahal tidak
kok a. Umma akan selalu menemani kamu, insyaAllah.
Sembilan Bulan – Aqsha
Tulisan ini aku tulis tanggal 22 April
2025. Aqsha sudah berumur 9 bulan 5 hari, alhamdulillah. Sejak usia Sembilan bulan
ini, Aqsha Sudah mulai berdiri tanpa berpegangan lagi. Belum cukup kuat
seutuhnya, tapi dia sudah mampu berdiri kira-kira 3-5 detik, kemudian terduduk
sendiri.
Bersambung..
Komentar
Posting Komentar