Goes to Public

Bismillahirrahmanirrahim

Ahad, 8 Desember kemarin first timenya Aqsha launcing ke publik bertemu orang banyak selain dari pergi imunisasi ke puskesmas, alhamdulillah ‘ala kulli hal.

Sebenarnya niat bawa Aqsha untuk bertemu orang banyak tuh ketika umur dia 6 bulanan nanti, ketika sudah mpasi, sudah duduk sendiri tanpa dibantu, agar lebih memudahkan dan lebih aman juga sepertinya. Namun, ternyata tidak sesuai dengan niatan awal ummanya ini ya, hehe. Diumur ke 4 bulan menuju 9 hari lagi akan 5 bulannya Aqsha, dia sudah bertemu dengan om-om dan tante-tantenya.

Berawal dari kang suami iseng ngajakin, “Nanti mau datang musyreg gak?” (musyreg = musyawarah regional)

Aku jawab, “Kalau ayang mau datang yaudah, ntar aku dan Aqsha ke café ya kami mau me time berdua,” balasku becanda.

“Maksudnya, kita ke musyreg bareng yang. Sebentar aja sekitar satu jam-an, terus pulang. Untuk silaturahmi sama anak-anak disana dan ngenalin Aqsha juga sekalian,” jelas Kang Suami.

Aku nggak langsung setuju. Masih mempertimbangkan banyak hal, “Aman gak ya bawa Aqsha?”, “Nanti pada sibuk nyium-nyiumin gak ya?” dan overthinking lainnya.

Bismillah, beberapa jam di hari ahad itu kami pun sepakat untuk pergi ba’da dzuhur ke acara tersebut setelah mendapatkan keyakinan dengan segala keresahan, memikirkan beberapa pertimbangan, dan kegalauan ini terurai wkwk. Apalagi Kang Suami selalu mengatakan, “Kalau kamu yakin, aku ridho” disetiap pilihanku.

Semua alat tempur pun segera aku persiapkan. Bahkan nyempetin motongin buah semangka dimasukin ke thinwall untuk teman-teman yang hadir musyreg. Dan kami akhirnya berangkat ke tempat tujuan pukul 2 siang.

Kebetulan juga aku ada janji bertemu dengan salah satu teman disana untuk membahas project yang akan kami buat dalam waktu dekat ini. Dah di spoiler nih hehe. Semoga Allah mudahkan ya dan segera direalisasikan.

Jam menunjukkan pukul 3, pas aku lihat grup di komunitas yuk ngaji medan, ternyata mereka juga sedang mengadakan meet up dadakan bersama kawan-kawan hijrah dari program KEY di café yang sangat dekat dengan rumahku. Tiba-tiba muncul lah isi pikiran, “Pengen gabung sebentar, minimal say hai dan tanya kabar,”

Disela-sela kegiatan musyawarah regional, aku  ngobrol sama suami untuk izin mengikuti hang out bareng yuk ngaji. Kang suami nyaranin sehabis dari acara musyreg kami ke cafenya barengan aja, dan Aqsha pun juga dibawa. Overthinking lagi deh, Aqsha akan dibawa ke dua tempat ramai yang berbeda hari ini?

Dan jawabannya adalah, iyaa! si anak bayi traveler ini ikut ngumpul bareng aunty-aunty shaliha.

Biidznillah, Aqsha telah menjadi partner silaturahmi yang baik hari ini ya nak! MaaSyaAllah Tabarakkallah, Allahumma barik.

 

yolanda anjani ummu aqsha

Kegiatan Aqsha diakhir pekan biidznillah

Terima kasih nak, cinta kami karena Allah selalu untukmu..

Aqsha bersama kedua cintanya

Atas izin Allah, orang-orang yang berjumpa dengan kami cukup mengerti dan memahami kondisi kami. Dan ya, membawa Aqsha keluar rumah hari ini menjadi sebuah pengalaman yang menyenangkan.

Selesai ditulis Senin, 09 Desember 2024 ba'da shubuh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sudahkah Sahur Kita Memberi Makan Jiwa?

Kesabarannya Begitu Luas

Tahaadu Tahaabbu

Home Sweet Home