Tiga Pekan MPASI
Bismillahirrahmanirrahim
Biidznillah, Aqsha sudah memulai mpasinya tiga pekan ini.
Ternyata setelah anak mulai makan, keriweuhannya pun meningkat ya. Belum lagi juga sikapnya yang sudah aktif untuk mengeksplor berbagai hal. Sudah merangkak kesana kemari, bahkan memegang dinding seakan-akan mau berdiri membuat ummanya jadi khawatir dan harus ditemani dengan penjagaan lebih ekstra. MasyaAllah nak.
17 Januari 2025, Aqsha mulai mpasi dengan persiapan yang aku rasa cukup matang. Mengikuti beberapa kelas mpasi, diskusi juga dengan salah satu pemateri mpasi tersebut, ngobrol dengan teman dan kakak2 yang sudah berpengalaman mpasi kepada anak-anak mereka. Alhamdulillah, dari segi teori dan pemahaman insyaAllah oke. Saat dipraktekkan, ini lah saatnya melihat realita.
Memang benar setiap anak akan berbeda-beda, jadi jangan disamakan anak kita dengan anak orang lain. Tapi, jadikan lah pembelajaran. Cukup jadikan ilmu pengetahuan yang bisa saja kita akan menghadapi anak kita sedang bersikap seperti itu.
Kalau kata teh chika, deg-degannya serasa kaya mau menghadapi ujian. Yap, that's right gaes hehe.
Apa aja yang disiapkan menjelang mpasi Aqsha?
Pertama, ilmu. Kita pahami dulu, biar ga salah memberi asupan anak makan nantinya. Termasuk aku menyiapkan jurnal mpasinya, menyusun beberapa menu yang insyaAllah akan dibuat, serta catatan traffic.
Kedua, sounding ke Aqsha diwaktu yang paling nyaman untuknya bahwa dia akan memulai makan (mpasi). Sounding juga ke keluarga, terutama suami.
Ketiga, mengajak Aqsha untuk grounding, earthing, dengan harapan semoga dia nantinya tidak alergi makanan tertentu atau bisa makan dengan berbagai tekstur.
Keempat, rutin menyikat lidah Aqsha dengan menggunakan sikat silikon sebagai upaya melatih oromotornya.
Kelima, berdoa semoga Allah memudahkan setiap prosesnya. Selebih itu,berserah diri kepada Allah atas ikhtiar yang telah diupayakan.
Alhamdulillah 'ala kulli hal, sejauh ini makan Aqsha sangat baik. Satu hari itu bisa abis ludes setiap makan, kadang ada hari yang ga abis masih ada sisa sedikit. Kadang juga dia memalingkan wajah, alhasil hanya masuk 3-4 sendok makan. Kuncinya sabar dan nikmatin saja dulu prosesnya. I know, doing theory is not easy when practicing. Jadi, kembali untuk tawakal alallah. Semuanya atas izin Allah.
| beberapa peralatan mpasi aqsha |
Komentar
Posting Komentar